![]() |
| Aulia (18th) |
Aulia? Siapa sih? Apa istimewanya? Anaknya pejabat? Atau artis? bukan. Aulia bukan siapa-siapa. Bukan anak pejabat ataupun artis. Aku hanya seorang yang saat ini masih gadis, dan tengah mencari jati diri. istimewa? itu hal relatif, tergantung siapa yang menilai. Kalo untuk mama papa mungkin aku istimewa. Tapi, belom tentu untuk yang lain. Kemampuan? mmm, kalo saat ini cuma berani ngomong dihadapan temen-temen, suatu saat ingin ngomong dihadapan seluruh rakyat Indonesia, bahkan dunia. Kalo dibilang mustahil, enggak deh ya.. Kata orang, semua orang boleh bermimpi, dan berhak untuk sukses. Dan saya ingin, mimpi seorang Aulia bukan hanya sekedar mimpi. Suksesnya pun bukan untuk Aul pribadi, tapi suksesnya Aul adalah sukses semua orang yang bersama - sama bermimpi. Orang tua?? Mamaku bukan artis, bukan pejabat, bukan pegawai gedongan. Mamaku cuma seorang ibu rumah tangga, tapi itu yang buat aku bangga dan bersyukur. Coba kalo mamaku seorang artis atau pejabat,mungkin aku nggak akan pernah merasakan masakan mama itu kayak apa sih, kasih sayang mama kayak apa sih, atau tidur dipelukan mama itu gimana sih. mmm, tapi itu semua bisa Aul rasain, kapan aja selama mama masih ada dengan Aul. Tak akan ada habisnya kalo bahas tentang mama. Mamaku mama yang hebat. tiap jam 4 pagi telah siap di dapur, gak pernah mengeluh mesti capeknya kayak gimana. Gak pernah aku mendengar mama mengeluh, tentang dirinya. meski sakit sekalipun, tak ku dengar keluh kesah dari bibir mama. Tanpa terasa tulisan ini buat air mata tak habis menetes. Cuma mama yang bisa buat aku nulis sampai nangis. Gak tau apa jadinya aku tanpa mama. Semua urusanku di handle sama mama. Papa? gimana dengan Papa? Gak beda sama mama. Papanya Aul bukan pejabat juga. Papanya aul seorang nahkoda, yang jarang pulang. Mungkin ini yg buat Aul gak sedeket kayak Aul sama mama. tapi, Aul gak kalah sayangnya sama papa. Aku inget waktu SD dulu aku takut sama papa, setiap kali papa pulang pasti langsung sakit. Aku tau papa ingin meluk Aul, tapi saat itu Aul gak tau yang aku tau aku jarang liat papa, aku gak biasa sama papa. Setelah sekarang aku dewasa, aku sadar kalau aku salah. Padahal setahun sekali kita ketemu, itupun gak lama tapi aku malah menjauh dari papa. Berat kalo diungkapin satu persatu, mama sama papa itu segalanya buat Aul. Gak akan yang bisa gantiin mama sama papa. Saat mama sama papa tau tulisan ini, saat itu pula aku merindukan kalian. Aku hanya ingin kalian bahagia, dimanapun kapanpun bagaimanapun dan dengan siapapun. Aul sayang mama papa.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar