Jumat, 17 Agustus 2012

Curcol.. yukk mariiii.....


Kelas X atau 1 SMA aku bertemu dengannya, dengan seorang pria yang menghiasi mimpiku kini. Setahun bersama memang tak ada yang berbeda. Dulu kelas kami merupakan kelas yang bisa dibilang cukup kompak. Setiap ada acara maupun waktu luang kita pasti akan selalu berkumpul. Meski Cuma untuk ngobrol, tapi inilah aktifitas kami. Kami lebih senang melakukan suatu pekerjaan bersama – sama. Hingga di tahun kedua kami berada di SMA, kami masih diizinkan untuk
bersama. Aku dengannya memang tak terlalu dekat, dan kita memang tak begitu mengenal.
Suatu kondisi tubuhku memang kurang fit, dan saat jam pelajaran berlangsung aku pingsan entah kenapa teman – temanku diam. Hanya beberapa dari mereka yang menolongku. Dengan pandangan redup aku melihat satu – satunya pria di kelas menolong dan menopang tubuhku. Ya, dia . Aku tak tau, mengapa dia rela menolongku. Dan semenjak itu aku selalu terbayang oleh kejadian saat itu.
Setiap hari yang kudengar hanya namanya, yang ku ingat hanya namanya. Bahkan di mimpipun yang kutemui hanya dia. Mungkin aku jatuh cinta, tapi apa iya. Aku sendiri bahkan tidak tau tentang perasaanku sendiri. Entah apa yang dibuatnya hingga tiap hari aku selalu memikirkannya.
Dua tahun berlalu, dan dua tahun pula perasaanku tersimpan untuknya. Aku selalu ingat semua kejadian saat bersamanya. Baik saat suka maupun duka, tapi ini fakta bahwa dialah yang selalu ada di ingatanku. Tapi sampai saat ini aku tak mampu mengucapkan dan mengungkapkan perasaanku. Mungkin karna aku perempuan, jadi aku tak layak untuk mengungkapkannya. Mungkin juga ini perasaan takutku yang begitu besar, hingga aku tak mampu mengeluarkan isi hatiku.tapi yang pasti, aku tak ingin menyesal di kemudian hari.
Aku selalu berdoa untuknya, semoga dia selalu mendapatkan yang terbaik. Dan semoga aku menjadi salah satu yang terbaik untuknya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar